EHDB 48/ 7 Desember 1999 HANTU 2
Pengertian Dioksin
Dioksin merupakan istilah umum untuk kelompok senyawa organik yang tidak berbau, tidak berwarna dan mengandung karbon, hidrogen, oksigen dan klorin. Senyawa tersebut disebut juga senyawa terklorinasi-ganda (polychlorinated compounds).
Dalam istilah dioksin dikenal ratusan senyawa yang berbeda-beda tergantung dari lokasi dan jumlah atom khlor pada molekul. Polychlorinated paradibenzodioxin (PCDD) dan polychlorinated paradibenzofuran (PCDF) adalah senyawa yang dikategorikan sebagai dioksin.Telah dikenal 210 senyawa yang termasuk PCDD dan PCDF dan kurang lebih 20 diantaranya bersifat toksik bagi manusia.
Satu senyawa yang terkenal sangat toksik adalah 2,3,7,8-tetrakloro-p-dibenzodioksin (TCDD). Pada bulan Februari 1997 the International Agency for Research on Cancer (IARC) yang merupakan bagian dari World Health Organization (WHO) menyatakan TCDD sebagai karsinogen kelas 1,yang berarti penyebab kanker pada manusia. Oleh sebab itu toksisitas senyawa dioksin lainnya didasarkan pada TCDD.
Dioksin bersifat lipofilik, sehingga mudah larut dan terikat dalam lemak. Daya larut dioksin dalam air rendah sekali. Sifat tersebut yang menyebabkan bioakumulasi pada makhluk hidup.Sumber DioksinDioksin berasal dari hasil sampingan yang tidak diharapkan dari bencana alam (gunung meletus, kebaran hutan) atau dari aktivitas manusia (pembakaran sampah, industri).
Sumber utama dioksin (95%) berasal dari pembakaran bahan-bahan berklorin (misalnya plastik polivinil klorida/PVC), terutama jika proses pembakaran bahan tersebut tidak sempurna (suhunya hanya 300-600 oC). Selain itu, dioksin dihasilkan juga sebagai hasil sampingan yang tidak diinginkan pada industri pestisida (klorfenol), herbisida (asam 2,4,5-triklorofenoksiasetat atau 2,4,5-T dan Silvex), farmasi (heksaklorofen), kertas yang melakukan proses pemutihan dengan klorin, plastik PVC dan kendaraan yang menggunakan bensin mengandung dikloretan.
Dioksin yang terbentuk dari sumber di atas akan mencemari udara, tanah, air, permukaan tanaman dan selanjutnya masuk ke dalam rantai makanan. Di udara, dioksin dapat berbentuk gas, namun hanya dalam waktu singkat, dan selanjutnya akan berikatan dengan partikel-partikel di udara. Dalam tanah, dioksin akan bertahan lama karena berikatan dengan zat-zat organik, tetapi umumnya tidak diserap oleh tumbuhan. Masa paruh dioksin dalam tanah diperkirakan minimum 10 tahun. Dioksin yang mencemari air akan terdeposit pada sedimen dan akan terakumulasi pada ikan. ***Dari berbagai sumber
Dioksin merupakan istilah umum untuk kelompok senyawa organik yang tidak berbau, tidak berwarna dan mengandung karbon, hidrogen, oksigen dan klorin. Senyawa tersebut disebut juga senyawa terklorinasi-ganda (polychlorinated compounds).
Dalam istilah dioksin dikenal ratusan senyawa yang berbeda-beda tergantung dari lokasi dan jumlah atom khlor pada molekul. Polychlorinated paradibenzodioxin (PCDD) dan polychlorinated paradibenzofuran (PCDF) adalah senyawa yang dikategorikan sebagai dioksin.Telah dikenal 210 senyawa yang termasuk PCDD dan PCDF dan kurang lebih 20 diantaranya bersifat toksik bagi manusia.
Satu senyawa yang terkenal sangat toksik adalah 2,3,7,8-tetrakloro-p-dibenzodioksin (TCDD). Pada bulan Februari 1997 the International Agency for Research on Cancer (IARC) yang merupakan bagian dari World Health Organization (WHO) menyatakan TCDD sebagai karsinogen kelas 1,yang berarti penyebab kanker pada manusia. Oleh sebab itu toksisitas senyawa dioksin lainnya didasarkan pada TCDD.
Dioksin bersifat lipofilik, sehingga mudah larut dan terikat dalam lemak. Daya larut dioksin dalam air rendah sekali. Sifat tersebut yang menyebabkan bioakumulasi pada makhluk hidup.Sumber DioksinDioksin berasal dari hasil sampingan yang tidak diharapkan dari bencana alam (gunung meletus, kebaran hutan) atau dari aktivitas manusia (pembakaran sampah, industri).
Sumber utama dioksin (95%) berasal dari pembakaran bahan-bahan berklorin (misalnya plastik polivinil klorida/PVC), terutama jika proses pembakaran bahan tersebut tidak sempurna (suhunya hanya 300-600 oC). Selain itu, dioksin dihasilkan juga sebagai hasil sampingan yang tidak diinginkan pada industri pestisida (klorfenol), herbisida (asam 2,4,5-triklorofenoksiasetat atau 2,4,5-T dan Silvex), farmasi (heksaklorofen), kertas yang melakukan proses pemutihan dengan klorin, plastik PVC dan kendaraan yang menggunakan bensin mengandung dikloretan.
Dioksin yang terbentuk dari sumber di atas akan mencemari udara, tanah, air, permukaan tanaman dan selanjutnya masuk ke dalam rantai makanan. Di udara, dioksin dapat berbentuk gas, namun hanya dalam waktu singkat, dan selanjutnya akan berikatan dengan partikel-partikel di udara. Dalam tanah, dioksin akan bertahan lama karena berikatan dengan zat-zat organik, tetapi umumnya tidak diserap oleh tumbuhan. Masa paruh dioksin dalam tanah diperkirakan minimum 10 tahun. Dioksin yang mencemari air akan terdeposit pada sedimen dan akan terakumulasi pada ikan. ***Dari berbagai sumber
Komentar