1997...
Kyoto Protocol menyatakan
40 Negara maju
Harus mengurangi tingkat polusi rumah kaca
yang punya nama beken
Green House Gasses
Berapa banyak?
Sampai 5 persen!
dari yang ada di tahun 1990
Bisakah?
Tergantung kita!
Mau melubangi ozon
dengan AC freon, parfum,
asap knalpot, udara buangan pabrik,
atau hutan terbakar?
Atau mau menutupnya
dengan mengurangi
semua penyebab maraknya karbon mengangkasa.
Atau, mau BERDAGANG KARBON?
Membayar orang agar tidak menebangi hutan?
Seperti yang yang dilakukan negara maju
dengan CARBON TRADING dalam CDM
(Clean Development Mechanism)?
Supaya pemerintah kita nggak ngelanjutin
penebangan ala HPH?
Sebagian masyarakat penjaga Poskamling
saat Pemilu dulu bilang,
"Kok enak, cuma mbayar aja!
Nggak ikut jaga Kamling sendiri."
Begitu kata mereka memprotes
perilaku orang kaya yang mengganti
partisipasi dengan uang tipis.
Kita, orang Indonesia
tetap akan mengurangi penggundulan hutan
dengan cara apapun
Tetapi ..
pada negara maju yang mau membeli karbon
dengan membayar upaya kita mencegah hutan hilang..
kita juga bisa bilang,
"Heh!!
Jangan beli karbon saja!
Karbonmu di tempatmu,
itu juga harus kamu karungi!!
Toh di negara mereka..
Karbon pelubang ozon tak kalah berjibun. ***
Yonathan Rahardjo
Minggu, 26 Agustus 2007
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar