EHDB 37/ 26 Nopember 1999 JURNALISME LINGKUNGAN (2)
"HALLO CHARLIE, APA KABAR?"
Itulah satu judul tulisan liputan lingkungan yang dilihat dari persoalan kependudukan, sosial, budaya, ekonomi, politik
"HARI PENCINTA LINGKUNGAN…"
Itulah satu judul tulisan liputan lingkungan dari sudut ideologi
"PENYU-PENYU ITU MENANGIS"
Itulah satu judul tulisan liputan lingkungan dari dimensi iptek
"ADA DUA JENIS KEONG MAS"
Itulah satu judul tulisan liputan lingkungan dari angle iptek juga
Ada lagi yang ditulis dari sudut pandang kesehatan
Dan lain-lain..
Dan lain-lain..
Mengapa tidak Anda tulis "MENGAPA PAIDJO BERMUKA SURAM?"
Sebagai tulisan lingkungan dari sudut pandang ada derita?
Manakala hati tercabik-cabik sebab lingkungan hampir binasa..
Mengapa tidak Anda tulis "MENGAPA MINAH SEDIA BERBINAR MATA?" Sebagai tulisan lingkungan dari sudut pandang Ada cita-cita yang segera akan terwujud begitu nyata? Bilamana lingkungan asri nan elok begitu terpelihara.
Mengapa tidak Anda tulis
"LIHAT! .. PAIDJO DAN MINAH BERSUKACITA..! .. BERBAHAGIA!"
Sebagai tulisan lingkungan dari sudut
BETAPA MANUSIA BISA BERPROSES BEGITU SEMPURNA
LAKSANA TUHAN DALAM MENCIPTA
DAN MENCINTAI LINGKUNGAN?
HINGGA HARMONI ITU BEGITU TERPELIHARA!
Anda bisa kok menulisnya.
Anda pun bisa kok melakukannya!
Mengapa tidak?
Lihat!
Lingkungan Anda sudah menunggu..
Tulisan Anda
Dan
Tindakan Anda..
Mengapa tidak?
ITULAH JURNALISME LINGKUNGAN. ***
Yonathan Rahardjo
Itulah satu judul tulisan liputan lingkungan yang dilihat dari persoalan kependudukan, sosial, budaya, ekonomi, politik
"HARI PENCINTA LINGKUNGAN…"
Itulah satu judul tulisan liputan lingkungan dari sudut ideologi
"PENYU-PENYU ITU MENANGIS"
Itulah satu judul tulisan liputan lingkungan dari dimensi iptek
"ADA DUA JENIS KEONG MAS"
Itulah satu judul tulisan liputan lingkungan dari angle iptek juga
Ada lagi yang ditulis dari sudut pandang kesehatan
Dan lain-lain..
Dan lain-lain..
Mengapa tidak Anda tulis "MENGAPA PAIDJO BERMUKA SURAM?"
Sebagai tulisan lingkungan dari sudut pandang ada derita?
Manakala hati tercabik-cabik sebab lingkungan hampir binasa..
Mengapa tidak Anda tulis "MENGAPA MINAH SEDIA BERBINAR MATA?" Sebagai tulisan lingkungan dari sudut pandang Ada cita-cita yang segera akan terwujud begitu nyata? Bilamana lingkungan asri nan elok begitu terpelihara.
Mengapa tidak Anda tulis
"LIHAT! .. PAIDJO DAN MINAH BERSUKACITA..! .. BERBAHAGIA!"
Sebagai tulisan lingkungan dari sudut
BETAPA MANUSIA BISA BERPROSES BEGITU SEMPURNA
LAKSANA TUHAN DALAM MENCIPTA
DAN MENCINTAI LINGKUNGAN?
HINGGA HARMONI ITU BEGITU TERPELIHARA!
Anda bisa kok menulisnya.
Anda pun bisa kok melakukannya!
Mengapa tidak?
Lihat!
Lingkungan Anda sudah menunggu..
Tulisan Anda
Dan
Tindakan Anda..
Mengapa tidak?
ITULAH JURNALISME LINGKUNGAN. ***
Yonathan Rahardjo
Komentar