Kisah ini ditulis oleh HARMONI LINGKUNGAN Menanggapi resah gelisah moderator dan ownermilis lingkungan@egroups.com terhadap BEBAS MASUKNYA DIOXIN! di INDONESIA. Sementara DI negara-negara EROPA.. DIOXIN INI SUDAH SANGAT DILARANG!
Sambil menunggu detik-detak kita mengungkap semua tabir hingga suatu saat KITA SEMUA BERGERAK! untuk suatu perubahan kebijakan bebas masuknya Dioxin di Indonesia.. menjadi yang terbaik yang bagaimana.Sementara ini mari kita telaah bersama sosok hantu yang disebut Dioksin ini.
Tulisan HANTU ini, HARMONI PECAH JADI 4 : supaya nggak terlalu panjang, masing-masing dalam
EHDB 47 : HANTU 1
EHDB 48 : HANTU 2
EHDB 49 : HANTU 3
EHDB 50 : HANTU 4
Tulisan ini dari berbagai sumber. Yang jelas, sementara mungkin begitu apa adanya yang ditulis penulis tulisan itu (di bawah ini).
TABIR KEBENARAN SEMUANYA HINGGA di Eropa dilarang, kenapa di Indonesia tidak, dan selanjutnya-dan selanjutnya..
HARMONI LINGKUNGAN harap kita semua saling memberi masukan terhadap hal ini.Kita semua pun tetap melakukan fungsi masing-masing..
Siapapun yang memulai dan melakukan pergerakanTerhadap isue ini.. mari kita dukung. Kita beri kotribusi kita masing-masing. Yuk! bergerak.
Kasus pencemaran dioksin pada pakan ayam dan bahan makanan di Belgia sejak Mei 1999 lalu merupakan kasus kedua terbesar di Eropa setelah kasus penyakit sapi gila (BSE). Dari segi keamanan pangan, dioksin dikategorikan sebagai bahaya kimiawi yang sangat membahayakan konsumen karena dapat menyebabkan kanker dan gangguan kesehatan lainnya.
Kasus pencemaran dioksin pernah terjadi pula sebelumnya antara lain pada minyak yang berasal dari beras di Jepang tahun 1968 dan di Taiwan tahun 1979 serta yang paling terkenal di Seveso Italia tahun 1976 akibat kecelakaan yang terjadi di pabrik pembuatan bahan kimia.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan terbentuknya kabut kimia mengandung dioksin yang mencemari wilayah sekitar 2000 hektar di sekitar pabrik. Kematian hewan dan tumbuhan serta masalah-masalah gangguan kesehatan manusia dilaporkan. Studi epidemiologi yang dilakukan dari ketiga kasus tersebut menunjukkan bahwa dioksin dapat menyebabkan gangguan kesehatan manusia. ***Dari berbagai sumber
Minggu, 26 Agustus 2007
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar